Tempat Jual laptop cilodong depok hub : 081384510779

Tempat Jual laptop di Bojongsari Depok hub : 081384510779

bagi anda yang memiliki laptop tidak terpakai, ingin tukar tambah laptop, laptop anda bermasalah, laptop anda terlalu tua/kuno dan ingin dijual dan anda berada di daerah Bojongsari Depok. anda dapat menghubungi 081384510779 (Call/sms/whatsapp) kami menerima berbagai jenis laptop mulai dari merek acer, lenovo, asus, dell, serta MACBOOK. jadi bagi anda yang berada di daerah Bojongsari Depok segera hubungi kami sekarang juga di 081384510779(Call/sms/whatsapp)

Tempat Jual laptop di cinangka, depok hub : 081384510779
Tempat Jual laptop cilodong depok hub : 081384510779 Sejarah Asal-Usul Cilodong Depok
Sejarah Tjilodong / Cilodong Depok.
Cilodong ada kecamatan baru di kota Depok, kecamatan ini terdiri dari lima kelurahan, yaitu : Kalibaru, Sukamaju, Kalimulya, Cilodong, Jatimulya. kecamatan Cilodong terbentuk pada tahun 2007. Kecamatan Cilodong berasal dari pemekaran kecamatan Sukmajaya.
Asal usul nama cilodong
Nama Land Tjilodong sudah menjadi nama besar di masa lampau. Nama Land Tjilodong paling tidak sudah muncul ke publik pada tahun 1820 (lihat Bataviasche courant, 11-03-1820). Pemerintah di Buitebzorg telah memetakan Land Tjilodong dan menawarkan kepada publik dengan pajak (NJOP) sebesar f43.319. Yang membeli lahan tersebut adalah Scipio Isebrandus Helvetius van Riemsdijk, anak kesepuluh dari Willem Vincent Helvetius Riemsdijk, orang terkenal pemilik Land Tjiampea.
Bataviasche courant, 11-03-1820).
Scipio Isebrandus Helvetius van Riemsdijk adalah seorang Indo (lahir di Hindia Timur, kini Indonesia) pada tahun 1785 di Batavia. Pada tahun 1805-1811 Scipio adalah pejabat tinggi di Pemerintah Hindia Belanda yang baru dibentuk di era Daendels.
Dengan jabatan tinggi dan anak seorang kaya raya Scipio mampu membeli lahan Land Tjilodong yang ditawarkan pemerintah ke publik tahun 1820. Namun Scipio Isebrandus Helvetius van Riemsdijk tidak lama kemudian dikabarkan meninggal dunia tanggal 11 Januari 1827.
Keluarga Riemsdijk termasuk satu diantara tujuh keluarga Indo yang terbilang sukses di awal Pemerintah Hindia Belanda sebagaimana ditulis PC Bloys van Treslong Prins dengan judul De Indo Europeesche Families yang dimuat dalam surat kabar Bataviaasch nieuwsblad, 26-08-1933. Scipio Isebrandus Helvetius van Riemsdijk meninggalkan seorang istri dan tujuh orang anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.