Kondisinya Memburuk karena Covid-19, PM Inggris Boris Johnson Dirawat Intensif

PM Boris Johnson dan tunangannya, Carrie Symonds.

LONDON, KOMPAS.com – Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dipindahkan ke ruang perawatan intensif setelah kondisinya makin memburuk karena Covid-19. Johnson dirujuk ke Rumah Sakit St Thomas pada Minggu petang waktu setempat (5/4/2020) karena masih mengalami gejala virus corona, seperti masih menderita demam. Dilansir Sky News Senin (6/4/2020), Boris Johnson dilarikan ke rumah sakit 10 hari semenjak dia mengumumkan terinfeksi Covid-19. Baca juga: Gejala Covid-19 Makin Serius, PM Inggris Boris Johnson Dirawat di Rumah Sakit Menurut keterangan kantor PM Inggris, Johnson awalnya dijadwalkan menjalani tes. Tetapi, dia kemudian segera dipindahkan ke ruang perawatan intensif. “Pada siang ini, kondisi Perdana Menteri makin memburuk. Jadi atas saran tim medis, dia dipindahkan unit perawatan intensif,” ujar Downing Street 10. Dikutip AFP, agar pemerintahan tetap berjalan, Johnson dilaporkan sudah menunjuk Menteri Luar Negeri Dominic Raab sebagai wakilnya. Kondisi Johnson harus dipantau secara serius setelah dia diyakini mengalami masalah dalam pernapasan, sehingga harus dipasangi oksigen. Dia dilaporkan tetap sadar dan tidak mendapat bantuan ventilator. Tetapi tim dokter tetap memasukannya ke ruang intensif sebagai langkah pencegahan. Sumber dari Istana Buckingham menerangkan, Ratu Elizabeth II sudah mendapat perkembangan informasi mengenaia kondisi PM Inggris 55 tahun itu. Sekretaris Kabinet Sir Mark Sedwill tengah berbicara kepada jajaran menteri dalam telekonferensi ketika kabar terkait Johnson muncul. “Perdana menteri menerima perawatan yang sangat bagus, dan berterima kasih kepada NHS (Dinas Kesehatan Inggris) atas dedikasi dan juru bicara mereka,” terang Downing Street. Sementara ketika dirujuk ke rumah sakit, Boris Johnson tidak menggunakan layanan ambulans, melainkan menumpang “transportasi pribadi”. Baca juga: Kronologi PM Inggris Boris Johnson dari Positif Corona hingga Masuk RS Mantan Wali Kota London tersebut diyakini tetap bekerja pada Senin, ketika dia menerima dokumen dan memimpin kabinet sebelum kondisinya memburuk. Adapun tunangan Johnson yang sedang hamil, Carrie Symonds, mengungkapkan bahwa dia menghabiskan sepanjang pekan di kamar karena mengalami gejala Covid-19. Mendapat mandat sebagai karteker, Raab menekankan bahwa pemerintah berjalan seperti biasa seraya menekankan Johnson dalam kendali tim medis yang hebat. “Fokus kami adalah memastikan arahan PM, segala rencana bahwa kami bisa mengalahkan virus corona dan melewati tantangan ini, tetap berjalan,” tegasnya. Sejumlah pemimpin dunia maupun oposisi di Inggris memberikan doa dan harapan agar Ketua Partai Konservatif itu segera pulih. “Doa saya bersama PM Boris Johnson dan keluarganya saat ini. Saya berharap dia sembuh secepatnya,” kata Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen. Dari AS, Presiden Donald Trump menyebut Johnson sebagai “teman”, dan menuturkan negaranya mendoakan kesembuhan Johnson.

So Ji Sub Resmi Menikah dengan Cho Eun Jung

So Ji Sub dan Jo Eun Jung

Aktor So Ji Sub membawa kabar bahagia. Ia mengumumkan resmi menikah dengan kekasihnya, seorang mantan penyiar televisi, Cho Eun Jung.
Dilansir Yonhap News, So Ji Sub resmi mengumumkan pernikahan hari ini, Selasa (07/04), lewat sebuah pernyataan dari agensinya, 51K. Agensi menyatakan, kedua pasangan ini mendaftarkan pernikahan mereka, dan hanya menjamu keluarga dalam sebuah upacara kecil.
Alih-alih menggelar pesta pernikahan, So Ji Sub justru memberikan sumbangan sebesar 50 juta won, atau sekitar Rp 671 juta kepada yayasan Good Neighbors.
“Untuk membantu orang-orang melewati masa sulit seperti saat ini (wabah virus corona), So Ji Sub dan Cho Eun Jung menyumbang sebesar 50 juta won. Keduanya juga akan menyediakan tablet dan perangkat pintar lainnya, untuk membantu anak-anak kurang mampu yang ingin belajar online,” ungkap agensi.
Lebih lanjut agensi meminta pengertian kepada penggemar, karena tidak bisa memberikan lebih banyak detail soal pernikahan So Ji Sub. Tak lain karena ingin menjaga privasi Cho Eun Jung yang bukan seorang selebriti.
So Ji Sub
Aktor Korea Selatan, So Ji Sub Foto: Instagram @51kofficial @mbcdrama_now
“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang mencintai dan mendukung So Ji Sub. Harap dipahami bahwa sulit untuk mengungkapkan detail tentang pernikahannya, karena mempertimbangkan pasangan So Ji Sub yang bukan seorang selebriti.”
“Kami meminta Anda untuk memberkati keduanya yang akan memulai hidup baru. So Ji Sub, sebagai aktor, akan membayar Anda dengan aktivitas yang lebih baik.”
So Ji Sub bertemu dengan Cho Eun Jung dalam sebuah program berita hiburan. Saat itu sang penyiar mewawancarai So Ji Sub, saat sang aktor mempromosikan film yang dibintanginya.
Keduanya lalu mengumumkan jalinan asmara pada bulan Mei 2019. Saat itu So Ji Sub menyebut dirinya sudah berkencan selama satu tahun bersama Eun Jung.
Selamat untuk So Ji Sub dan Cho Eun Jung!

Cerita Korban soal Kronologi Dugaan Penganiayaan oleh Saddil Ramdani

Saddil Ramdani

Kendari –

Pesepakbola Saddil Ramdani menjadi tersangka kasus dugaan penganiayaan. Korban, Irwan, menceritakan kronologi detik-detik Saddil melakukan penganiayaan kepadanya.

Saddil bersama dua orang pria, sebut irwan, datang ke tempat kerjanya di di Jalan Chairil Anwar, Kelurahan Wuawua, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada 27 Maret lalu. Saddil mencari rekan kerja Irwan bernama Sabar.

“Saddil datang lalu dia cari yang nama Sabar, terus dia masuk dalam rumah yang ditinggali Sabar. Lalu saya dengar bunyi-bunyi saya cek, dia (Saddil) menyahut jangan ko bergerak ko tunggu saja di situ,” katanya, Sabtu (4/4/2020).

Begitu memeriksa rumah Sabar, Saddil keluar dengan membawa parang.

“Pas saya bale, temannya langsung memukul. Habis itu keluar mi Saddil bawa parang, sembarang mi dia (Saddil) hantam tembok, tower (tandon air) habis itu kena kepala saya,” bebernya.

Irwan pun terjatuh kesakitan. Saddil, sebut Irwan, terus menganiaya Irwan.

“Dikasi berdiri, saya jalan ke depan sempat saya bale, dia menendang tapi saya menghindar, habis menghindar baru saya lari,” imbuh Irwan.

Irwan pun melaporkan aksi penganiayaan itu ke Polres Kendari. Ia mengaku sama sekali tidak punya masalah dengan Saddil. Ia juga tak mengatahui alasan Saddil mencari Sabar.

“Sabar itu teman juga, helper di tempat saya kerja. Tidak tahu juga masalah apa, mungkin masalah keluarga karena itu Sabar baku cekcok dengan mamanya Saddil,” tambahnya.

detikcom mencoba mengkonfirmasi terkait dugaan penganiayaan tersebut melalui WhatsApp, namun Saddil tidak memberikan respon.

Diketahui, Polres Kendari menetapkan pesepakbola Saddil Ramdani sebagai tersangka atas kasus dugaan pengeroyokan. Pengeroyokan itu terjadi beberapa waktu lalu.

“Untuk perkara atas nama Saddil, sudah kami lakukan naik ke tingkat penyidikan. Sekarang statusnya sudah kami naikkan jadi tersangka,” kata Kasat Reskrim Polres Kendari AKP Muhammad Sofwan, Sabtu (4/4/2020).

Meski sudah menetapkan Saddil sebagai tersangka, tapi pihak kepolisian tidak melakukan penahanan terhadap Saddil. Saddil hanya menjalani wajib lapor.

Misa On Air Minggu Palma di Pedalaman Papua

ibadah di rumah

Umat katolik di pedalaman Papua merayakan misa Minggu Palma lewat siaran on air radio. Hal ini dilakukan guna mengurangi penyebaran corona covid-19 di tanah Papua.

Minggu Palma selalu jatuh pada hari Minggu. Pada perayaan kali ini akan dirayakan pada Minggu (5/4/2020). Minggu Palma biasa disebut sebagai pembuka pekan suci jelang Paskah. Dalam liturgi Minggu Palma, umat membawa daun palem yang nantinya akan diberkati oleh gereja. Biasanya, pada perayaan Minggu Palma, ruangan gereja juga dipenuhi ornamen daun palem.

Pastor Paroki Kristus Penebus Hepuba Wamena, Johanes Jonga, Pr menyebutkan awalnya gereja akan melaksanakan perayaan Minggu Palma seperti biasanya. Hal ini dilakukan karena perlintasan manusia di Hepuba minim dari masuknya orang luar.

“Sampai saat ini dipastikan tidak ada warga dari luar Hepuba. Walau begitu, kami tetap cemas untuk melaksanakan perayaan Minggu Palma di gereja dengan mengumpulkan banyak umat. Apalagi kasus corona covid-19 terus meningkat,” kata Pastor Jonga, Sabtu (4/4/2020).

Hepuba merupakan daerah pinggiran di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya. Untuk ke Hepuba bisa ditempuh dengan perjalanan darat dari Wamena, sekitar 1 jam dengan kendaraan roda dua atau roda empat.

Karena kecemasan itulah, pastor Jonga memilih melakukan misa Minggu Palma lewat siaran radio yang dipancarkan dari Wamena.

“Sehingga, kami ikuti aturan dari Bapak Uskup Jayapura tetap melakukan misa secara streaming atau lewat siaran radio,” kata Pastor Jonga.

Hal yang sama juga akan dilakukan Keuskupan Agats di Asmat yang menggelar misa Minggu Palma on air  lewat siaran radio FU FM 99,2 MHZ. Misa on air Minggu Palma di Asmat akan dipimpin oleh Uskup Agats-Asmat, Mgr Aloysius Murwito.

Sebelumnya Uskup Jayapura, Mgr Leo L. Ladjar OFM mengeluarkan surat edaran bernomor 75 tanggal 19 Maret 2020, terkait ditiadakannya misa hari Minggu dan Ibadat Sabda bersama umat di gereja. Dalam surat itu, Uskup Jayapura menyebutkan situasi semakin kritis dan menuntut tindakan yang lebih tegas.

“Misa akan dilakukan dengan live streaming atau lewat radio on air, bagi sejumlah paroki yang sulit dengan akses internet,” katanya.

Untuk diketahui Keuskupan Jayapura membawahi hingga 9 kabupaten di sekitar Kota Jayapura dan sebagian kabupaten di pegunungan tengah Papua.

Sinopsis Film The 5th Wave Tentang Alien Menghancurkan Bumi, Tayang Malam ini Pukul 20.00 WIB

Sinopsis Film The 5th Wave Tentang Alien Menghancurkan Bumi, Tayang Malam ini Pukul 20.00 WIB

TRIBUNJOGJA.COM – Film The 5th Wave yang diperankan oleh Chloe Grace Moretz dan Nick Robinson tayang nanti malam di Bioskop Spesial TransTV pukul 20:00 WIB.

Film The 5th Wave berdasarkan novel Rick Yancey (2013) berjudul sama. Film ini dirilis pada 22 Januari 2016 di Amerika Serikat produksi Columbia Pictures.

Film bergenre sains fiksi ini cocok ditonton penggemar film di rumah ketika social distancing.

Proses syuting film berlangsung di Atlanta, Georgia dari Oktober 2014 hingga Januari 2015. Melansir dari CBS, film ini mendapat 109 juta dollar Amerika dari penayangan di seluruh dunia. Film ini sukses mendapat untuk dari total anggaran 54 juta dollar.

Film ini bercerita tentang bumi yang diserang alien dari luar angkasa. Kehidupan awal Cassie Sullivan (Chloe Grace Moretz) berubah setelah diserang alien dari luar angkasa.

Cassie terpisah dari keluarga dan bertahan hidup sendiri dengan membawa beberapa senjata.

Berikut sinopsis film The 5th Wave, tayang Jumat malam (3/04/2020) di Trans TV, pukul 20.00 WIB :

Film The 5th Wave
Film The 5th Wave (Daily Bruin)

Kehidupan Cassie Sullivan awalnya berjalan normal. Dia menjadi anak SMA yang sedang mengikuti pelajaran di kelas sambil menonton video.

Kemudian seseuatu terjadi ketika teman-teman sekelasnya melihat pesawat terjatuh di depan sekolah. Anak-anak dipisahkan dari orang tua oleh militer.

Ketika di rumah orang tuanya melihat pesawat alien melayang di langit. Orang-orang dilanda kepanikan sampai anak-anak dipisahkan dari orang tuanya.

Hasil Rapid Test, 226 Jemaat GBI Bandung Terindikasi Positif Corona

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat konferensi pers di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kamis (26/3/2020).BANDUNG, KOMPAS.com – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, progres rapid test yang dilaksanakan pemerintah kota dan kabupaten banyak membawa temuan baru. Salah satunya, kian bertambahnya jumlah warga yang terindikasi positif virus corona. Dari data sementara, terdapat 677 individu yang terindikasi positif. Sebanyak 226 orang di antaranya merupakan peserta seminar keagamaan Gereja Bethel Indonesia (GBI) di Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Baca juga: Sejumlah Jalan di Bandung Kembali Ditutup dari Jumat hingga Minggu Meski demikian, orang yang terindikasi positif corona itu akan kembali menjalani tes swab guna memastikan status kesehatannya. “Kita menemukan peta baru yang selama ini tidak terlihat. Dari 677 itu yang terindikasi positif, 310 ada di kota Sukabumi di institusi kenegaraan, 226 indikasi positif di Kota Bandung, datang dari klaster GBI Lembang,” ujar Emil, sapaan akrabnya, di Gedung Pakuan, Bandung, Jumat (3/4/2020) sore. Temuan lainnya, ia mendapati adanya potensi penyebaran Covid-19 di empat lembaga kenegaraan. Ia enggan menyebutkan lembaga apa saja yang dimaksud. Ia pun meminta lembaga tersebut segera berkoordinasi dengan Pemprov Jabar agar segera dilakukan pemeriksaan. “Terdapat empat institusi kenegaraan yang terindikasi positif, tapi untuk dites lebih lanjut. Saya mengimbau di pemerintah pusat yang memiliki lembaga pendidikan di Jabar agar berkoordinasi dengan kami untuk melakukan pengetesan siswa yang sedang berasrama atau tinggal di lingkungan institusi tersebut,” paparnya. Baca juga: Setelah Rapid Test, 1 Praja Putri IPDN Dirujuk ke RSHS Bandung Emil menjelaskan, Pemprov Jabar telah menyebarkan 61.000 alat rapid test ke 27 kabupaten atau kota. Namun, hingga saat ini, baru 15.000 laporan yang masuk. “Karena dinamikanya beda-beda. Jika dibandingkan provinsi lain, kita paling banyak mengampanyekan, menyosialisasikan. Hasilnya, kita menemukan peta baru yang mengisolasi, memblokade dengan terukur dan baik,” jelasnya.

Sinopsis House at the End of the Street di Trans TV Pukul 00.00 WIB

Poster Film House at the End of The Street. wikipedia/fair use

tirto.id – Film House at the End of The Street akan ditayangkan dalam program Bioskop Trans TV pada Jumat (3/04/2020) dini hari, pukul 00.00 WIB. House at the End of the Street merupakan sebuah film bergenre drama horor thriller yang dirilis pada 21 September 2012. Film yang disutradarai oleh Mark Tonderai dan ditulis naskahnya oleh David Loucka bersama Jonathan Mostow ini diperankan Jennifer Lawrence, Max Thieriot dan beberapa artis lainnya. Sinopsis film House at the End of the Street bercerita tentang misteri rumah bekas pembantaian yang berada di ujung jalan. Diceritakan saat terjadi badai besar, seorang wanita bernama Carrie-Ann (Eva Link) membunuh kedua orang tuanya. Kejadian malam itu menjadi hal yang mengerikan untuk penghuni rumah-rumah di sekitarnya. Beberapa tahun setelah peristiwa tersebut, Sarah (Elisabeth Sue), perempuan yang baru saja bercerai, mencari sebuah rumah untuk ditempati. Dia bersama dengan Elissa (Jennifer Lawrence), anak semata wayangnya. Akhirnya, di daerah pinggir kota, keduanya menemukan rumah yang dicari. Celakanya, di daerah itu terdapat sebuah rumah bekas pembantaian satu keluarga yang terjadi pada dahulu kala. Hal itu malah membuat harga rumah menjadi murah dan Sarah pun mampu untuk membelinya. Setelah mulai menempati rumah tersebut, terdengar banyak cerita bahwa di samping rumah Sarah adalah rumah bekas pembantaian satu keluarga, rumah Carrie-Ann Jacobson. Menurut cerita tetangganya, Carrie-Ann meninggal di danau saat mencoba kabur melalui hutan. Di rumah yang banyak dihindari warga tersebut, hanya Ryan Jacobson (Max Thieriot), saudara Carrie-Ann yang menempati. Dia tinggal sendiri. Jarang ada orang yang mau mengunjunginya kecuali polisi. Selama waktu berlalu, Elissa menjalin hubungan dengan Ryan. Walaupun awalnya Sarah melarang, tetapi lama-kelamaan menyetujui. Sampai suatu ketika, Elissa bermain ke rumah Ryan. Di saat itu pula dia tahu kalau Ryan tidak tinggal sendiri. Elissa menyadari bahwa sosok Carrie-Ann belum tewas seperti yang dibicarakan orang. Ia pun mencari tahu sendiri rahasia yang selama ini disimpan oleh Ryan. Hingga akhirnya ia mengetahui satu hal yang tidak menyenangkan. House at the End of the Street berada dalam naungan studio produksi Relativity Media dengan durasi tayang selama 101 menit. Hingga kini, pendapatan film House at the End of the Street lebih dari 44 juta dolar Amerika Serikat (AS). Sejumlah 31,6 juta dolar AS diperoleh dari penayangan domestik, sementara 12,6 juta dolar AS dari penayangan internasional. Situs Rotten Tomatoes memberi skor 14 persen dan penonton 41 persen, sedangkan IMDb memberi nilai 5,6 dari 10. Baca juga: Sinopsis Battle: Los Angeles, Film Soal Kota LA yang Diserang Alien The Prince: Film Ex Pembunuh Bayaran Bebaskan Anaknya dari Penculik  Jadwal tayang film menyesuaikan masing-masing stasiun televisi. Waktu tayang dan judul film dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

PLN soal Informasi Kompensasi Listrik Karena WFH: Hoaks

PLN soal Informasi Kompensasi Listrik Karena WFH: Hoaks

Jakarta, CNN Indonesia — PT PLN (Persero) menegaskan informasi yang beredar terkait pemberian kompensasi kepada pelanggan di tengah penerapan bekerja dari rumah (work from home) karena penyebaran virus corona adalah tidak benar atau hoaks.

Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN I Made Suprateka mengatakan informasi yang beredar melalui pesan berantai merupakan kompensasi atas pemadaman listrik yang pernah terjadi pada Agustus 2019 lalu. Ia menekankan sejauh ini PLN tak mengeluarkan kompensasi baru.

“Jadi, bisa kami pastikan isu tersebut tidak benar,” ucap Made dalam keterangan resmi, dikutip Senin (30/3).
Diketahui, PLN sebelumnya memang sempat memberikan kompensasi kepada pelanggan atas gangguan pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah di Jawa pada Agustus tahun lalu.
Sripeni Inten Cahyani, eks Plt Direktur Utama PLN sempat berujar kompensasi diberikan sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 27 Tahun 2017 tentang Tingkat Mutu Pelayanan dan Biaya yang Terikat dengan Penyaluran Tenaga Listrik oleh PT PLN.

Ia mengungkapkan dalam Pasal 6 PLN wajib memberikan pengurangan tagihan listrik kepada konsumen bila pelayanan tenaga listrik realisasi mutunya tidak sesuai harapan.

Untuk konsumen pada golongan tarif yang dikenakan penyesuaian tarif tenaga listrik, pengurangan tagihan listrik kepada konsumen diberikan sebesar 35 persen dari biaya beban atau rekening minimum.

Sementara itu, konsumen pada golongan tarif yang tidak dikenakan penyesuaian tarif tenaga listrik, pengurangan tagihan sebesar 20 persen dari biaya beban atau rekening minimum.

Kemudian, konsumen pada tarif listrik prabayar, pengurangan tagihan disetarakan dengan pengurangan tagihan pada konsumen untuk tarif listrik reguler dengan daya tersambung yang sama.

Pengurangan tagihan tersebut diperhitungkan pada tagihan listrik atau pembelian token tenaga listrik prabayar pada bulan berikutnya.

Sebelumnya, tersebar informasi lewat pesan singkat bahwa pelanggan akan mendapatkan kompensasi dari PLN. Informasi itu dikirim lewat berbagai platform, salah satunya WhatsApp.

Belum Sampai Seminggu Terapkan Lockdown, Kekacauan Terjadi di India

Pekerja migran memadati terminal bus di perbatasan Uttar Pradesh dekat New Delhi, India, pada 28 Maret 2020. Pemerintah Uttar Pradesh telah menyediakan 1.000 bus untuk pekerja migran yang hendak pulang ke desanya, tapi jumlahnya tidak mencukupi. Ratusan di antara pekerja itu lalu memutuskan pulang jalan kaki karena tidak ada transportasi yang tersedia. Situasi ini terjadi di hari keempat India menerapkan lockdown, yang berlangsung selama 21 hari sesuai instruksi Perdana Menteri Narendra Modi.

NEW DELHI, KOMPAS.com – Belum sampai seminggu lockdown diterapkan di India, kekacauan sudah terjadi di Negeri “Bollywood”. Ditutupnya pabrik-pabrik industri dan pembatasan transportasi umum, membuat sebagian besar pekerja migran terpaksa jalan kaki pulang ke desanya. Mereka tidak punya cukup uang untuk bertahan hidup, karena upahnya dibayar secara harian. Baca juga: Covid-19, Pakar India Peringatkan Penularan Massal jika Lockdown Dilanggar Rumah sakit pun ikut terkena dampaknya, dengan menipisnya stok masker N-95 serta Alat Pelindung Diri (APD). Berikut adalah rangkuman kekacauan situasi di India setelah dilakukan lockdown per Selasa (24/3/2020) sampai 21 hari ke depan. 1. Transportasi terbatas Lockdown India mencakup negara-negara bagian, yakni dengan banyaknya perbatasan yang ditutup. Imbasnya adalah pergerakan warga yang terbatas, dan operasional sebagian besar transportasi umum yang terhenti. Baca juga: Cerita Dokter, Perawat dan Pramugari di India Ditolak Warga Karena Khawatir Virus Corona Di New Delhi, beberapa bus masih beroperasi tapi hanya mengizinkan pemegang izin pemerintah untuk naik. Sementara itu polisi dan paramiliter menghentikan kendaraan pribadi yang melintas. Beberapa negara bagian seperti Bengala Barat dengan populasi lebih dari 90 juta, me-lockdown kota-kota besar tetapi tidak di pedesaan. Kereta api India juga membatalkan semua layanan kecuali kereta kota dan kereta barang sampai 31 Maret. Penerbangan internasional sudah dilarang beroperasi sejak seminggu yang lalu, sementara sekolah, fasilitas hiburan dan monumen seperti ikon Taj Mahal telah ditutup. Baca juga: Para Pahlawan Virus Corona Diserang dan Diancam di India 2. Pabrik-pabrik ditutup Selain pembatasan transportasi, India juga menutup perkantoran dan pabrik-pabrik. Akibatnya banyak buruh kehilangan pekerjaan dan tidak punya cukup uang, karena upah mereka dibayar secara harian. Dilansir dari AFP, para buruh ini tinggal di apartemen yang sempit, bekerja berjam-jam untuk beberapa dollar sehari, dalam kondisi yang kerap tidak aman tanpa jaminan sosial. Baca juga: Vendor-vendor Ponsel Hentikan Operasional Pabrik di India Menurut statistik pemerintah India, setiap tahun ada lebih dari 9 juta buruh dari pedesaan yang merantau ke kota untuk mencari pekerjaan. Mereka biasanya melamar di bidang konstruksi atau pabrik-pabrik. 3. Pekerja migran pulang jalan kaki Dampak dari sangat terbatasnya transportasi umum, para pekerja migran memilih pulang jalan kaki. Dari pantauan AFP pada Sabtu (28/3/2020) ribuan orang berjalan jauh pulang ke desanya. Mereka juga hanya membawa sedikit uang dan makanan, karena restoran serta rumah makan tutup di sepanjang jalan. Baca juga: Tanggapan Kemenlu soal WNI yang Disebut Berwisata ke India dan Tak Bisa Pulang ke Tanah Air “Daripada mati kelaparan, kami memutuskan untuk berjalan,” kata Dilipji Thakor, seorang pekerja di pusat perbelanjaan Ahmedabad. Kana Ram, seorang pejabat distrik di pos perbatasan negara bagian Rajasthan dan Gijarat, mengatakan ada 21.000 orang yang melintas pada Kamis (26/3/2020). Kemudian pada Jumat dia menuturkan jumlahnya menurun signifikan, tapi masih terlihat sekitar 500 orang melintas per jam. 4. Seorang suami bersepeda 12 km antar istri yang terluka Dampak lockdown India turut menerpa seorang suami, yang harus bersepeda sejauh 12 km untuk mengantar istrinya yang terluka. Pria ini menggendong istrinya dari Bharat Nagar ke Kanganwal untuk mengobati luka istrinya akibat kecelakaan kerja. Pria bernama Devdutt Ram itu mengaku tidak cukup uang untuk membayar ambulans, sehingga memutuskan untuk mengantar sendiri istrinya dengan sepeda. Baca juga: India Lockdown, Pria Ini Bersepeda 12 km Gendong Istrinya yang Terluka 5. Stok APD dan ventilator langka Dilansir dari Aljazeera, sejumlah rumah sakit menyatakan kelangkaan stok masker N-95 dan Alat Pelindung Diri (APD). Rata-rata jumlah tempat tidur rumah sakit di India adalah 0,7 untuk setiap 100.000 orang. Jauh lebih sedikit dari negara seperti Korea Selatan (6 per 100.000) yang sanggup membendung penyebaran virus. Ventilator (alat bantu pernapasan) di India juga terbatas. Ada hampir 100.000 ventilator, tapi sebagian besar dimiliki rumah sakit swasta dan sudah dipakai pasien dengan penyakit kritis. Pada Jumat (27/3/2020) pemerintah mengatakan akan mengimpor 10.000 ventilator, tapi beberapa laporan menyarankan India sebaiknya menyediakan 70.000 ventilator. Baca juga: India Lockdown, Tata Motors Mengaku Stok Masih Aman 6. Pemerintah anggarkan paket stimulus 22,6 miliar dollar AS Untuk mengatasi kekacauan ini, pemerintah India mengumumkan akan menyuntikkan paket stimulus fiskal sebesar 22,6 miliar dollar AS (sekitar Rp 362 triliun). Dana sebesar ini dialokasikan untuk transfer tunai dan langkah-langkah keamanan pangan. Selain itu juga untuk bantuan ke jutaan orang miskin yang terdampak lockdown nasional India. Baca juga: Wajah India dalam Lockdown: Kebutuhan Pokok Langka, Polusi Berkurang, Burung Berkicau Paket stimulus ini diluncurkan pada Kamis, atau dua hari setelah PM Narendra Modi mengumumkan lockdown selama 21 hari. Pemerintah berencana mendistribusikan 5 kilogram (kg) gandum atau beras untuk setiap orang secara gratis tiap bulan, dengan tambahan 1 kg untuk setiap keluarga berpenghasilan rendah. Pemerintah juga akan menyediakan makanan ke sekitar 800 juta warga miskin selama 3 bulan ke depan. Bantuan juga akan diberikan berupa tabung gas memasak secara gratis ke 83 juta keluarga miskin. Baca juga: Cara Polisi India Tertibkan Warga yang Langgar Aturan Lockdown Transfer tunai satu kali akan diberikan ke 30 juta warga lanjut usia (lansia) sebesar 13,31 dollar AS (sekitar Rp 213.000). Lalu untuk 200 juta wanita miskin, mendapat 6,65 dollar AS (sekitar Rp 106.000) per bulan selama 3 bulan ke depan. Pemerintah juga mengalokasikan dana 66.000 dollar AS (sekitar Rp 1 miliar) untuk asuransi kesehatan bagi setiap pekerja kesehatan di garis depan. Mulai dari dokter, perawat, dan paramedis, hingga mereka yang terlibat dalam layanan sanitasi.