PSG Vs Reims, Rekor 44 Laga Les Parisiens Selalu Cetak Gol Terhenti

Bek Paris Saint-Germain, Presnel Kimpembe berduel di udara dengan Axel Disasi pada pertandingan PSG vs Reims dalam lanjutan Liga Perancis di Parc des Princes, 25 September 2019. KOMPAS.com – Catatan selalu mencetak gol Paris Saint-Germain di Ligue 1 – kasta teratas Liga Perancis – akhirnya terhenti. Kejutan terjadi pada pertandingan PSG vs Reims di Stadion Parc des Princes, Rabu (25/9/2019) malam atau Kamis dini hari WIB. Laga PSG vs Reims itu berkesudahan 2-0 untuk kemenangan tim tamu. Dua gol pembeda hasil akhir pada laga PSG vs Reims dicetak oleh Hassane Kamara (29′) dan Boulaye Dia (90′). Baca juga: Hasil Drawing Piala Liga Inggris, Chelsea Vs Man United, Liverpool Vs Arsenal Berdasarkan catatan Opta, Reims menjadi tim pertama yang menang atas Les Parisiens – julukan PSG – di Parc des Princes sejak Mei 2018. Setelah kalah dari Rennes pada Mei 2018, PSG melalui 22 laga kandang tanpa terkalahkan, 22 laga di antaranya malah diakhiri dengan kemenangan. Akan tetapi, catatan mulus Les Parisiens itu terhenti pada pertandingan pekan ke-7 Ligue 1. Bukan hanya kekalahan yang memutus rekor mulus PSG di kandang. Reims pun menjadi tim pertama yang tak dijebol PSG dalam 44 laga terakhir. “Ini merupakan pertandingan yang sangat aneh setelah kami menjalani dua laga kandang dengan baik,” kata bek PSG, Marquinhos.  Baca juga: PSG Vs Real Madrid, Tuchel Ogah Ditanya soal Kans Juara Liga Champions Catatan selalu bisa mencetak gol dalam 44 pertandingan Liga Perancis itu merupakan rekor terpanjang sepanjang sejarah Ligue 1. Kali terakhir PSG gagal mencetak gol adalah saat ditahan imbang di kandang Caen pada Mei 2018. Untuk diketahui, kekalahan kandang dari Rennes dan hasil imbang melawan Caen pada Mei 2018 didapat Les Parisiens ketika sudah memastikan diri menjadi juara liga. “Kami pantas kalah pada laga ini,” ujar pelatih Thomas Tuchel di situs web resmi klub.  “Para pemain seperti kurang cepat dan tak punya mental yang cukup untuk memenangi pertandingan,” ucap pelatih asal Jerman itu.  Tuchel beralasan bahwa performa buruk itu juga tak lepas dari ketiadaan sejumlah pemain utama.  Baca juga: PSG Vs Madrid, Persaingan Navas dan Courtois sebagai Lawan Kylian Mbappe dan Edinson Cavani absen pada laga tersebut, dan Angel Di Maria baru masuk pada babak kedua.   Kendati kalah, Paris Saint-Germain tetap memimpin klasemen Liga Perancis. Anak-anak asuhan Thomas Tuchel mengoleksi 15 poin dari 7 pertandingan, unggul selisih gol atas Angers di peringkat kedua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.