Mantan pebasket Kobe Bryant memberi tanda dengan ibu jari kepada penggemarnya sebelum pertandingan antara LA Lakers dengan Golden State Warriors di Staples Center, Los Angeles, California, Senin (18/12/2017). ANTARA FOTO/Robert Hanashiro-USA TODAY Sports

tirto.id – Kobe Bryant meninggal pada Minggu (26/1/2020) waktu setempat dalam kecelakaan helikopter di California pada usia 41 tahun. Bryant adalah salah satu pebasket sukses dalam sejarah. Tidak hanya sukses sebagai pemain basket, Bryant juga pernah memenangkan Piala Oscar untuk film Animasi Pendek Terbaik 2018, Dear Basketball. Kobe Bryant adalah Legenda Basket Kobe Bryant adalah salah satu pemain basket sukses dalam sejarah. Dia meraih All-Star 18 kali, dua kali NBA Finals MVP. Sebagai anggota Tim AS, ia memenangkan medali emas di Olimpiade Musim Panas 2008 dan 2012, The Guardian mewartakan. Raihan 81 poin saat melawan Toronto Raptors pada 2006 menjadi total poin tertinggi kedua dalam sejarah NBA. Dalam pertandingan terakhirnya pada 2016 ia mencetak 60 poin melawan Utah Jazz, menjadi yang paling banyak di antara pemain mana pun. Pada Sabtu (25/1/2020) malam, LeBron James mengungguli Bryant menjadi pencetak poin terbanyak ketiga sepanjang masa dalam sejarah liga. Bryant memberi selamat kepada mantan lawan dan rekan setimnya di Olimpiade tersebut. Kobe Bryant adalah tokoh yang menginspirasi generasi pemain bola basket secara nasional dan internasional, Bryant melakukan debut pada tahun 1996 di usia 18 dan bermain 20 musim untuk Lakers sebelum pensiun. Bryant dan Shaquille O ‘Neal memimpin Lakers ke prestasi luar biasa dengan memenangkan tiga gelar berturut-turut dari 1999-2002. Timnya juga memenangkan dua gelar lagi antara 2008-2010 setelah kepergian O’Neal. Setelah pensiun, Bryant mengesahkan dirinya sebagai legenda Los Angeles Lakers dan salah satu atlet paling ikonik dalam sejarah. Ketenarannya jauh melampaui Los Angeles Lakers, saat ia memimpin jumlah penjualan jersey. Ia diyakini telah menjual lebih banyak jersey daripada setiap pemain NBA kecuali Michael Jordan. Para atlet lain terinspirasi Bryant dari dari “The Mamba Mentality”, yang oleh Bryant digambarkan sebagai, “jika Anda melihat saya dalam pertarungan dengan beruang, berdoalah untuk beruang itu”. Kecintaan Bryant pada basket tak perlu dipertanyakan lagi. Bryant juga menginspirasi seluruh dunia dengan cinta yang ia miliki untuk empat putrinya, salah satunya, Gianna, yang meninggal bersamanya pada usia 13 tahun. Bryant menjadi mentor bagi karier basket putrinya Gianna. Gianna Bryant adalah putri kedua dari empat bersaudara, Natalia (17), Bianka (3) dan Capri (7 bulan). Kobe Bryant Menang Oscar 2018 Selain dikenal sebagai ikon basket, Kobe Bryant juga berhasil mencuri perhatian masyarakat setelah memenangkan Oscar untuk Animasi Pendek Terbaik 2018, Dear Basketball yang merupakan sebuah otobiografinya selama menjadi pemain basket. Dear Basketball dirilis pada tahun 2017. Film ini terinspirasi dari sebuah surat atau puisi yang ditulis oleh Kobe Bryant yang diterbitkan di The Players Tribune pada 29 November 2015. Surat ini dibuat menjelang masa pensiunnya dari NBA. Bisa dibilang, Dear Basketball adalah curahan isi hati Bryant selama bermain basket. Film berdurasi lima menit ini, menggambarkan kisah masa kecilnya saat bermain basket, demikian seperti diwartakan Antara News. Dalam film, diperlihatkan bagaimana dia menggulung kaos kaki dan menjadikannya sebagai bola. Ada juga gambaran masa-masa keemasan Bryant saat bergabung dengan LA Lakers. Dear Basketball dinarasikan oleh Bryant sendiri, skenarionya pun ditulis olehnya. Kemudian, Glen Keane bertindak sebagai sutradara dan animator. Glen pernah terlibat dalam animasi Disney seperti The Little Mermaid, Beauty and the Beast, Aladdin, dan lain-lain. Dari sisi musik, digarap oleh John Williams, yang merupakan komposer untuk film Star Wars, Indiana Jones, Superman, dan lainnya. Selain Oscar, Dear Basketball juga memenangkan World Animation Celebration International Film Festival 2017 untuk kategori Best Traditional Animation dan Special Jury Award, Annie Awards 2018 untuk Best Animated Short Subject serta Sports Emmy Award 2018 untuk Outstanding Post-Produced Graphic Design. Dalam salah satu narasinya, Bryant mengatakan, “Tak apa-apa. Saya siap untuk merelakanmu. Saya ingin kamu tahu agar kita bisa menikmati momen yang tersisa bagi kita. Baik dan buruk. Kita telah memberikan semua hal yang kita punya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.