Hari Ibu di Indonesia 22 Desember, Tanggal Berapa di Negara Lain?

Hari Ibu diperingati di Indonesia setiap 22 DesemberKOMPAS.com – Hari Ibu di Indonesia diperingati setiap 22 Desember. Pada Minggu (22/11/2019) besok, menjadi momen peringatan Hari Ibu untuk tahun ini. Penetapan 22 Desember sebagai peringatan Hari Ibu di Indonesia sejak 1938. Kala itu, diselenggarakan Kongres Perempuan Indonesia III pada 22-27 Juli 1938 di Bandung. Salah satu keputusannya menetapkan Hari Ibu diperingati setiap 22 Desember. Pemilihan 22 Desember karena bertepatan dengan diselenggarakannya Kongres Perempuan I pada 22 Desember 1928. Jika di Indonesia peringatan Hari Ibu setiap 22 Desember, di beberapa negara juga memiliki tanggal peringatan sendiri. Selain berbeda tanggal, setiap negara juga memiliki pemaknaan berbeda terhadap Hari Ibu. Ini cerita Hari Ibu di sejumlah negara: 1. Polandia-26 Mei Hari Ibu di Polandia diperingati setiap 26 Mei. Di negara lain, seperti Amerika, peringatan Hari Ibu juga dilakukan pada bulan Mei, namun ditetapkan pada setiap hari Minggu kedua di bulan itu. Awalnya, peringatan Hari Ibu di Polandia yang disebut sebagai “Dzien Matki” dimulai pada 1900-an dan semakin populer saaat masa Perang Dunia II hingga kini. Dikutip dari Polish Housewife, memeriahkan Hari Ibu, biasanya sekolah-sekolah akan mengadakan acara khusus, para siswa menggambar bunga di secarik kertas kemudian menuliskan pesan di dalamnya, sebagaimana Kertas ucapan ini kemudian dikenal sebagai “laurka”. Jika anak membuatkan laurka untuk sang ibu, maka ayah akan membeli kue atau bunga untuk diserahkan bersama laurka yang sudah dibuat oleh anak-anak mereka. Penyerahan itu akan dilakukan pada saat makan malam keluarga yang sangat spesial. Pada makan malam itu, ibu menjadi satu-satunya orang yang akan mendapat pelayanan khusus dari semua anggota keluarga. 2. India-hari Minggu kedua di bulan Mei Peringatan Hari Ibu di India akan selalu dilakukan pada hari Minggu kedua di bulan Mei. Tahun depan, peringatannya jatuh pada 10 Mei 2020. Ketika hari itu tiba, banyak toko dan restoran di India menawarkan promo harga spesial untuk dapat menarik lebih banyak pelanggan. Wajar saja, pada hari itu banyak yang merayakan Hari Ibu dengan mengajak ibu mereka makan bersama di luar. Awalnya, kebiasaan ini dimulai pada tahun 1908 dan berasal dari Amerika, ketika seorang perempuan bernama Anna Jarvis mengadakan peringatan untuk kematian ibunya pada 1905, di sebuah gereja di Virginia Barat. Dikuti dari India Express, ketika itu, ia berinisiasi untuk mengampanyekan peringatan hari ibu sebagai sebuah hari libur nasional. Akan tetapi, upaya itu sempat ditolak, hingga akhirnya diberlakukan sejak 1941. Selanjutnya, Hari Ibu di Malawi, Qatar, dan Thailand… 3. Malawi-15 Oktober Salah satu negara di Afrika bagian tenggara ini merayakan Hari Ibu setiap 15 Oktober setiap tahunnya. Hari itu merupakan salah satu hari libur nasional yang sudah menjadi kesepakatan di negara itu. Alasan mengapa 15 Oktober dipilih sebagai hari peringatan, karena hari yang sama juga diperingati sebagai International Day of Rural Women, sebagaimana disebutkan dalam Public Holidays Africa. Hari itu dimaknai sebagai bentuk penghargaan bagi ibu-ibu yang berjuang untuk keluarganya melawan kemiskinan. Latar belakang ini sesuai dengan kondisi Malawi yang masih terbelenggu kemiskinan. Di Malawi, Hari Ibu dimaknai sebagai waktu yang tepat untuk mengekspresikan rasa cinta untuk ibu dan berterima kasih atas segala hal yang telah diperjuangkannya untuk anak-anak. Lebih luas, peran ibu juga dihargai karena dari kegigihan juang dan kasih sayangnya, seorang anak dapat tumbuh dan berguna bagi negara juga orang lainnya. Maka tidak aneh ketika di hari itu banyak anak yang berbondong-bondong memberikan hadiah kepada sang ibu sebagai ucapan terima kasih. Tidak hanya anak, Presiden Malawi juga biasanya akan memberikan pidato spesial untuk mengungkapkan terima kasih kepada seluruh ibu yang ada di negaranya. 4. Qatar-21 Maret Seperti dituliskan Marhaba, Hari Ibu di Qatar dan negara-negara Arab yang lain serentak diperingati setiap tanggal 21 Maret. Namun, ada yang berbeda dengan peringatan Hari Ibu di Qatar ini. Posisinya yang ada di antara Benua Asia dan Eropa, membuat banyak percampuran budaya terjadi di sana. Hal ini membuat peringatan Hari Ibu di negara ini diperingati dua kali dalam setahun, yakni pada Maret dan Mei. Di negara-negara Arab, Hari Ibu dipercaya diperkenalkan oleh bangsa Mesir. Mereka adalah seorang jurnalis asal Mesir bernama Mustafa dan seorang saudaranya bernama Ali Amin. Keduanya menuliskan sebuah kolom yang memilih satu hari sebagai waktu untuk menghargai sosok ibu. Ide tersebut kemudian menjadi begitu popular dan pembaca mulai menyarankan hari-hari yang dinilai sesuai untuk mengadakan peringatan serupa. Akhirnya 21 Maret dipilih sebagai Hari Ibu di negeri Arab, karena menjadi awal dari musim semi. Pertama kali dirayakan pada 1956 saat pemerintahan Presiden Mesir Gamal Abdel Nasser. 5. Thailand-12 Agustus Di Negeri Gajah Putih, Hari Ibu diperingati setiap 12 Agustus. Hari ini dipilih berdasarkan perayaan ulang tahun Ratu Sirkit yang juga dijadikan hari libur nasional. Perayaan Hari Ibu di Thailand biasa dirayakan secara tradisional dengan memberikan suatu hadiah kepada biksu berupa makanan di pagi harinya. Hal ini memiliki arti spesial di budaya masyarakat Thailand. Dikutip dari Taste of Thailand, para ibu akan datang ke sekolah anak-anaknya dan merayakan hari ibu bersama-sama di sana Setiap anak akan berlutut di hadapan ibunya dan satu sama lain meneteskan air mata, karena suasana haru yang tercipta. Anak-anak ini pun memberikan ucapan pada sebuah kartu yang mereka buat sendiri. Ada juga hadiah atau ajakan makan bersama yang ditujukan kepada sang ibu sebagai ungkapan terima kasih. Sementara itu, bunga melati menjadi bunga yang memiliki arti mendalam bagi hubungan ibu dan anak di Thailand. Jenis bunga ini biasa diberikan dalam bentuk kalung atau roncean.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.