Apa Penyebab Virus Corona dan Mengapa Sangat Mengerikan? Terbongkar Dugaan Kecerobohan China Ini

Apa Penyebab Virus Corona dan Mengapa Sangat Mengerikan? Terbongkar Dugaan Kecerobohan China Ini

TRIBUNNEWS.COM – Mirip dengan kasus flu burung atau SARS yang juga sama-sama dari China / Tiongkok, penyebaran dan dampak mengerikan virus corona diduga akibat kecerobohan pemerintah setempat.

Kota Wuhan yang merupakan pusat penelitian laboratorium untuk pengembangan virus baru, termasuk virus senjata biologi pemusnah massal, diduga mengalami kebocoran, hingga akhirnya menyebar dan menjadi ‘senjata makan tuan’ dengan korban rakyatnya sendiri.

Demikian, salah satu spekulasi yang mencuat. Sejumlah spekulasi terkait virus corona mengemuka terkait dengan daya jangkau virus mematikan yang tidak kalah dari SARS atau Ebola.

Meski, organisasi kesehatan dunia atau WHO belum menetapkan status darurat, kekhawatiran akan wabah akibat corona demikian tinggi.

Soalnya, meski disampaikan keterangan dari sejumlah kalangan di Cina yang menyatakan kalau corona berasal dari penularan oleh kelelawar dan sebangsanya, banyak kalangan yang meragukan anggapan itu.

Korban-korban virus corona berjatuhan di China
Korban-korban virus corona berjatuhan di China (onlineindus.com)

Ternyata virus yang seharusnya bisa dilokalisasi hanya di wadah yang tertutup rapat di laboratorium itu malah bocor, sehingga menjangkiti manusia dan menular ke manusia lainnya.

Sebagian kalangan menilai, kecerobohan Cina untuk mengembangkan senjata biologi layak dikecam.

Demikian pula dengan kasus sebelumnya seperti flu burung atau SARS, yang juga berasal dari Cina dan menular ke banyak pihak.

ILUSTRASI Staf kesehatan membawa seorang pasien ke dalam rumah sakit Jinyintan - Hingga Jumat (24/1/2020) siang waktu setempat, 26 orang di China meninggal akibat virus corona.
ILUSTRASI Staf kesehatan membawa seorang pasien ke dalam rumah sakit Jinyintan – Hingga Jumat (24/1/2020) siang waktu setempat, 26 orang di China meninggal akibat virus corona. (EPA via AlJazeera)

Bahkan memicu kepanikan dengan banyaknya pemusnahan unggas atau hewan lainnya.

Terkait dengan itu, daya rusak corona memang sangat mengerikan.

Sebagaimana diungkap Daily Mail, dikutip Warta Kota, Sabtu (25/1/2020), pakar kesehatan terkemuka Amerika Serikat (AS) memperkirakan, coronavirus dapat membunuh 65 juta orang dalam setahun – peringatan senyap sudah diungkap, tiga bulan sebelum wabah di Cina terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.