Tempat Jual laptop di pondok cina, depok hub : 081384510779

Tempat Jual laptop di Bojongsari Depok hub : 081384510779

bagi anda yang memiliki laptop tidak terpakai, ingin tukar tambah laptop, laptop anda bermasalah, laptop anda terlalu tua/kuno dan ingin dijual dan anda berada di daerah Bojongsari Depok. anda dapat menghubungi 081384510779 (Call/sms/whatsapp) kami menerima berbagai jenis laptop mulai dari merek acer, lenovo, asus, dell, serta MACBOOK. jadi bagi anda yang berada di daerah Bojongsari Depok segera hubungi kami sekarang juga di 081384510779(Call/sms/whatsapp)

Tempat Jual laptop di sukamaju, depok hub : 081384510779
Tempat Jual laptop di pondok cina, depok hub : 081384510779 PONDOK Cina, Kota Depok. Kelurahan yang terletak di Kecamatan Beji itu punya kisah terkait penamaannya. Dulu, Pondok Cina merupakan kawasan Pecinan atau tempat bermukim orang – orang Tionghoa.
Kini, jejak peninggalan para pendatang tersebut terbilang minim. Sebuah bangunan tua yang dikenal dengan rumah Pondok Cina menjadi salah satu jejak tersisa kehadiran orang Tionghoa. Namun, nasib bangunan bersejarah itu juga cukup mengkhawatirkan. Terkepung Mal Margo City dan Margo Hotel, rumah Pondok Cina seperti kehilangan fungsi dan terkesan menyeramkan. Akses masyarakat menuju rumah Pondok Cina juga tak mudah. Lalu apa urusan pendatang Tionghoa hadir di Depok di masa lalu? “PR” mencoba menelusurinya.
Sejarawan Universitas Indonesia Tri Wahyuning M Irsyam mengungkapkan, kehadiran orang Tionghoa di Depok terjadi sejak abad ke-18. “(Pemukiman Tionghoa) itu ada di  kampung sekitar (rumah Pondok Cina),” ucap Tri saat dihubungi “PR”, Selasa 17 Oktober 2017.
Pendatang tersebut merupakan pedagang – pedagang di pasar Depok. Pondok Cina merupakan tempat transit atau pemondokan mereka sebelum berdagang di pasar. 
Orang Tionghoa saat itu dilarang tinggal di wilayah Depok lama yang berada di sekitar kawasan Pancoran Mas. Larangan tersebut berdasarkan surat wasiat yang ditulis Cornelis Chastelein, eks tenaga pembukuan VOC yang menjadi pemilik tanah Depok. Mereka dianggap sumber kerusuhan dan suka meminjamkan uang dengan bunga tinggi.Mereka hanya diizinkan berdagang pada waktu siang hari. Apabila matahari telah terbenam, mereka berbondong – bondong meninggalkan kawasan Depok,” tutur Tri. Para pedagang tersebut tak mungkin pulang ke Glodok yang jadi pemukiman Tionghoa di Batavia. 
Rumah tua Pondok Cina
Akhirnya, tutur Tri, mereka tinggal di Kampung Bojong yang berlokasi di sekitar rumah Pondok Cina. Rumah tua itu juga memiliki kisah penanda kehadiran orang Tionghoa. Tri menuturkan, rumah Pondok Cina dibangun seorang arsitek Belanda. Pada pertengahan abad ke-19, saudagar Tionghoa bernama Lauw Tek Tjiong membeli dan mewariskan kepada anaknya, Lauw Tjeng Shiang. Sang anak merupakan Kapiten Cina.
Kawasan di sekitar rumah tua adalah perkebunan karet dan area pesawahan yang awalnya didiami  lima keluarga keturunan Tionghoa. Selain berdagang, para pendatang tersebut ada yang menjadi petani dan bekerja di perkebunan karet tuan tanah Belanda.
Dari penelusuran “PR”, Rabu 18 Oktober 2017, bekas pemukiman kaum Tionghoa itu tak tersisa. Lahan di sekitar mal dan hotel yang mengapit rumah tua Pondok Cina sudah menjadi pemukiman padat warga. Jejak yang masih bisa ditemui adalah kompleks kuburan tua Tionghoa yang berada di tepi Jalan Karet, belakang hotel. Peninggalan yang paling jelas ‎ adalah rumah tua Pondok Cina. Akan tetapi, Tri menilai, rumah tua itu sudah tak sepenuhnya asli. “Itu yang kita sayangkan, saya enggak lihat bentuk aslinya,” tuturnya.
Peninggalan yang masih asli, lanjut Tri, tersisa di bagian depan rumah. Namun, arsitektur bangunan khas Tionghoa seperti keberadaan kamar anak di depan dan orang tua di belakang sudah tak nampak.
Akses warga yang ingin mendatangi rumah tua Pondok Cina juga bukan gampang. Soalnya, bangunan bersejarah itu berada di area dalam sebuah hotel. Tetek bengek izin pihak pemilik hotel bakal mengadang warga yang ingin menyambangi bangunan itu.‎ Kehadiran pendatang Tionghoa di Depok juga tercatat penulis Belanda, Jan Karel Kwisthout dalam bukunya, Jejak – Jejak Masa Lalu Depok Warisan Cornelis Chastelein (1657-1714) Kepada Para Budaknya Yang Dibebaskan. Menurut Jan, pendapat Chastelein terhadap orang-orang Tionghoa tak begitu baik karena mereka dianggap licik dalam mendapatkan uang. 
Instruksi Chastelein cukup diikuti masyarakat Depok tempo dulu. Pada awal abad 20, orang Tionghoa yang memiliki toko kecil di Depok dilarang pemerintah desa setempat memasuki tanah itu sebelum matahari terbit. “Dan sebelum matahari terbenam, ia sudah harus meninggalkan tanah itu lagi,” tulis Jan. Karena tak boleh tinggal di tokonya, orang Tionghoa pun mendirikan rumah di Pondok Cina. Hingga kini, tak jelas benar musabab menghilangnya para pendatang Tionghoa dan kawasan Pecinannya di Pondok Cina. Tanpa ada upaya pelestarian, peninggalan tersisa seperti rumah tua barangkali tinggal menunggu waktu lenyap dan menjadi sekadar dongeng di masa depan.***

Sajad Ukra Ngaku Beri Nafkah Anak, Tapi Nikita Mirzani Tak Izinkan Bertemu

Sajad Ukra Ngaku Beri Nafkah Anak, Tapi Nikita Mirzani Tak Izinkan Bertemu

Suara.com – Sajad Ukra kembali mengklarifikasi soal kasusnya dengan mantan istri, Nikita Mirzani bukan soal perebutan anak. Suami dari Medina Moesa itu hanya mengingingkan bertemu dengan anaknya, tapi dihalangi oleh Nikita.

Hal tersebut disampaikan Medina Moesa, istri Sajad Ukra melalui aplikasi pesan WhatsApp pada Sabtu (26/10/2019).

“Ini bukan kasus perebutan anak. Ini kasus bapak mau ketemu anak, tapi di halang-halangi ibunya. Kami  menanggapinya dengan proses hukum dan melaporkan ke polisi. Dan NM (Nikita Mirzani) sudah tersangka dan akan di limpahkan ke kejasaan,” kata Medina Moesa.

Di samping itu, kabar soal Sajad Ukra yang tak memberikan nafkah untuk anaknya langsung ditepis. Kata Medina, Sajad sudah memberikan nafkah anaknya sejak 2013 hingga saat ini.

Nikita Mirzani [Sumarni/Suara.com]
Nikita Mirzani [Sumarni/Suara.com]

“Sajad memberi nafkah sejak Juni 2013 sampai hari ini termasuk selama kehamilan,” ungkapnya.

Namun Sajad Ukra hingga kini belum bertemu dengan anaknya. Bahkan dia mengaku juga dilarang bertemu anaknya di sekolah. Itu semua atas perintah Nikita Mirzani. “Benar, karena perintah NM,” ujarnya.

Tonton Live Streaming Karnaval SCTV 2019 di Lubuklinggau Minggu Pagi dan Siang Ini

Karnaval SCTV

Karnaval SCTV di Lubuklinggau, Sumatera Selatan berlanjut di Minggu (27/10/2019) pagi. SCTV kembali menyiarkan secara live mulai pukul 07.00 WIB dan 14.30 WIB.

Sejumlah artis bakal memeriahkan panggung Karnaval SCTV. Mereka di antaranya Geisha, Hijau Daun, Nita Thalia, Limbad, dan Tegar Septian. Sementara itu ST12, Aaliyah Masaid, dan Ghea Youbi akan hadir pada Minggu sore. Karnaval SCTV di Lubuklinggau kembali dipandu oleh host-host seperti acara Sabtu kemarin yakni Ruben Onsu, Yuki Kato, dan Fero Walandouw.

SCTV juga hadirkan langsung pemain sinetron favorit. Sebut saja Dinda Hauw, Rizky Billar, Renald Ramadhan, Esta Pramanita, Kevin Hillers, Philip De May, Rangga Azof, Mischa Chandrawinata, Angela Gilsha, serta Haico Van Der Veken.

Berbagai rangkaian kemeriahan di luar panggung musik juga digelar. Ada acara lomba senam aerobik, lomba mewarnai, serta aneka lomba rakyat lainnya yang bertabur hadiah menarik. Sementara di sore harinya pengisi acara Karnaval SCTV akan keliling kota Lubuklinggau dalam pawai artis.

Juga diputar film box office Indonesia Sweet 20. Seluruh rangkaian kegiatan Karnaval SCTV baik offair maupun on-air tidak dipungut biaya apapun alias gratis.

Jadi, jangan lupa saksikan Karnaval SCTV Minggu pagi dan siang, pukul 07.00 WIB dan 14.30 WIB via live streaming dengan klik di sini.

Tempat Jual laptop di kukusan, depok hub : 081384510779

Tempat Jual laptop di Bojongsari Depok hub : 081384510779

bagi anda yang memiliki laptop tidak terpakai, ingin tukar tambah laptop, laptop anda bermasalah, laptop anda terlalu tua/kuno dan ingin dijual dan anda berada di daerah Bojongsari Depok. anda dapat menghubungi 081384510779 (Call/sms/whatsapp) kami menerima berbagai jenis laptop mulai dari merek acer, lenovo, asus, dell, serta MACBOOK. jadi bagi anda yang berada di daerah Bojongsari Depok segera hubungi kami sekarang juga di 081384510779(Call/sms/whatsapp)

Tempat Jual laptop di sukamaju, depok hub : 081384510779
Tempat Jual laptop di kukusan, depok hub : 081384510779 Kukusan adalah sebuah perkampungan kecil yang ada di pinggir jakarta. Kampung/desa ini adalah sebuah desa yang kultur budayanya betawi pinggir. Banyak budaya-budaya betawi masih di lestarikan walaupun tak sebanyak dahulu. Kekeluargaan orang-orang di kukusan pun amat lah sangat dekat. Semua orang yang ada di kukusan yang asli saling kenal mengenali walupun jaraknya jauh antar rumah,karena kalo di urutkan dengan kakek buyut ternyata hampir satu akar. oleh sebab itu persaudaraan di kukusan pun amatlah erat. Kampung ini juga sudah terkenal sampai pelosok nusantara,sampai-sampai ke luar negri. Karena kukusan adalah kampung yang amat strategis,karena dekat dengan jakarta dan juga bogor.
Kata “kukusan” berasal dari pohon yang banyak di kukusan. Pohon itu namanya kokosan,pohon ini amat banyak di kukusan. Tetapi sekarang pohon tersebut sudah jarang sekali ditemukan. 
Banak versi yang mengartikan kata kukusan tersebut,ada yang bilang kalau kukusan itu adalah dari kata alat dapur dan ada pula yang menyebutkan kalau kukusan adalah dari 3 pohon “benda” yang berdiri membentuk titik segitiga kalau di gariskan.
Pohon benda disini bukan berarti pohon berbentuk benda,tetapi pohon yang selalu di beri sesajen dan konon pohon ini mengeluarkan benda seperti batu atau keris kalau ada orang terpilih yang mendapatkan batu tersebut. Dan sekarang pohon itu hanya tersisa satu,karena telah berdiri bangunan-bangunan yang mewah. sampai saat ini pohon itu masih misterius,karena pohon itu sudah ada dari dahulu.
Pada tahun 1920-an kukusan berada di naungan pemerintah belanda,pada saat itu gedung pemerintahannya ada di margonda(sekarang olala yang di margo).Setelah belanda kalah oleh jerman,akhirnya gedung itu di beli oleh pengusaha china. Orang china itu menguasai hampir separuh kota depok. Dia menguasai Pondok Cina,Kukusan,Beji,Tana Baru sampai ke Limo. Tetapi wilayah itu di bagi menjadi 2 base,yaitu base pertama yaitu daerah kukusan,pondok cina,beji dan tanah baru. Base ke 2 adalah wilayah Limo dan sekitarnya. Bagian wilayah pertama sendiri di pegang oleh Juragan Sinda,juragan di sini di artikan sebagai kaki tangan orang china tersebut.
Juragan sinda mempunya kisah yang amat tersohor,ilmu silatnya sangat ampuh dan tak tertandingi. Nama juragan sinda di abadikan sebagai nama jalan di daerah utara kukusan.

Tempat Jual laptop di kemirimuka, depok hub : 081384510779

Tempat Jual laptop di Bojongsari Depok hub : 081384510779

bagi anda yang memiliki laptop tidak terpakai, ingin tukar tambah laptop, laptop anda bermasalah, laptop anda terlalu tua/kuno dan ingin dijual dan anda berada di daerah Bojongsari Depok. anda dapat menghubungi 081384510779 (Call/sms/whatsapp) kami menerima berbagai jenis laptop mulai dari merek acer, lenovo, asus, dell, serta MACBOOK. jadi bagi anda yang berada di daerah Bojongsari Depok segera hubungi kami sekarang juga di 081384510779(Call/sms/whatsapp)

Tempat Jual laptop di sukamaju, depok hub : 081384510779
 Tempat Jual laptop di kemirimuka, depok hub : 081384510779  Kios-kios yang ada di Pasar Kemiri Muka sudah berdiri sejak kurang lebih 25 tahun lalu ini masih saja banyak yang terlihat kosong, tidak ditempati. Keadaan ini masih lebih baik dibandingkan saat pasar yang terletak di sepanjang jalan dari Fly Over Depok hingga belakang Dmall, Depok, Jawa Barat, ini baru didirikan dan masih sepi.
Pasar mulai ramai ketika para pedagang di daerah Jl. Dewi Sartika dan Jl. Anyelir Raya dipindahkan. Pemindahan inipun tidak berjalan semudah itu, tidak sedikit pedagang yang menolak dipindahkan karena kondisi pasar yang masih sepi dan akses yang sulit. Salah satunya adalah pedagang sembako, Bong Sutardijoyo.
Pria yang akrab disapa dengan Ko Aciu ini telah berdagang sejak tahun 1989 ini mengaku sempat tidak berjualan selama satu bulan dikarenakan tidak ingin pindah ke Pasar Kemiri
“Waktu itu di Nusantara, di Perumnas tepatnya ada pasar juga, bukan Pasar Depok Baru Jaya ya… saya jualan di sana. Habis itu pedagang dipindahkan ke Pasar Kemiri karena pasar itu mau digusur. Saya nggak mau tuh. Selama satu bulan saya ke sana-sini cari tempat untuk dagang , tapi karena tidak dapat juga akhirnya saya dagang di Pasar Kemiri,” cerita pria kelahiran Singkwang ini sambil menambahkan bahwa anak pertamanya lahir tiga hari setelah ia berdagang di sana.
Sebagai salah seorang pedagang keturunan Tionghoa, Ko Aciu berbagi kenangannya mengenai peristiwa kerusuhan pada tahun 1998 yang sempat merenggut nyawa dan harta benda beberapa warga etnis.
“Waktu itu istri sama anak-anak saya pulang kampung ke Kalimantan. Saya sendirian di sini dan saya masih nggak tahu tentang hal itu. Masih sempet-sempetnya saya keluar pergi nonton bioskop,” ujarnya diselingi tawa mengingat hal itu. “ Waktu di luar, ada teman sesame pedagang yang ngasih tahu, kata dia, ‘heh kamu… jangan nonton. Itu yang cina-cina lagi diserangin. Kamu pulang aja, barang dagangan suruh anak buah yang rapiin.’ Yaudah… habis itu saya langsung rapihin barang dagangan saya,pulang ke rumah, terus saya pakuin itu semua jendela pakai triplek.”
Ia juga memberitahu bagaimana saudaranya tertimpa kemalangan saat itu. Kakak perempuannya menjadi salah satu korban dari peristiwa itu. Toko kakaknya yang berlokasi di Depok Lama habis dijarah oleh oknum-oknum.
“Tapi, saat itu yang lucu pas hari keduanya. Saya tetap buka toko paginya pukul 02.00 . Waktu saya lagi ada pembeli, tahu-tahu dari jauh ada yang teriak ngasih tahu kalau rombongan yang ngerusuh sudah sampai di Depok Mall situ. Wah! Panik saya buru-buru tutup took sama anak buah saya. Lucunya, pembeli tadi, ibu-ibu gitu, dia latah dia ikutan panik ‘eh saya takut. Eh tapi ini belum selesai. Eh tapi saya takut.’ Yasudah saya suruh anak buah saya bantuin si ibu itu dulu baru tutup toko,” ia kembali tertawa mengingat kejadian tersebut.
Setelahnya ia mengeluhkan keadaan pasar yang sepi, tidak seramai dulu sebelum banyak mall-mall besar merajalela. Namun, demikian ia tetap bekerja seperti biasa dan mengaku tidak kesulitan materi.
“Setidaknya cukup untuk menyekolahkan anak dan memberi makan keluarga,” tutup ayah tiga anak itu.

Sinopsis Film ‘Titanic’ Diperankan Leonardo DiCaprio, Tayang di Big Movies GTV Pukul 21.30 WIB

Sinopsis Film 'Titanic' Diperankan Leonardo DiCaprio, Tayang di Big Movies GTV Pukul 21.30 WIB

TRIBUNWOW.COM – Film ‘Titanic’ akan ditayangkan di Big Movies GTV pada Jumat (25/10/2019) pukul 21.00 WIB.

Dikutip TribunWow.com dari Wikipedia, film ‘Titanic’ merupakan sinema roman yang dirilis pada tahun 1997.

Film ‘Titanic’ disutradarai oleh  James Cameron dan diproduseri oleh James Cameron dan Jon Landau.

Titanic
Titanic (IMDb)

Film berdurasi 194 menit ini didistribusikan oleh Paramount Pictures dan 20th Century Fox.

Film ‘Titanic’ mengisahkan sebuah tragedi pilu RMS Titanic, sebuah kapal terbesar yang tenggelam di Samudra Altantik Utara pada 15 April 1912.

Kapal Britania Raya ini tenggelam setelah menabrak gunug es pada 14 April 1912 sekitar pukul 23.40 waktu setempat saat pelayaran perdananya dari Southampton, Inggris menuju New York City, Amerika.

Peristiwa tenggelamnya kapal Titanic ini sontak menghebohkan dunia karena kapal ini diperkenalkan kepada publik pada 31 Mei 1911 sebagai kapal terbesar dan termegah di dunia.

Kisah ini kemudian diangkat dalam sebuah film berjudul Titanic yang rilis pada 19 Desember 1997

Southampton Vs Leicester City, Sang Pelatih Minta Maaf atas Kekalahan Mengerikan

Unai Emery dan Ralph Hasenhuttl bersalaman jelang laga Southampton vs Arsenal dalam pertandingan pekan ke-17 Liga Inggris di Stadion St. Marys, 16 Desember 2018. KOMPAS.com – Pelatih Southampton, Ralph Hasenhuttl, mengatakan dirinya bertanggung jawab penuh atas kekalahan mengerikan dari Leicester City yang menjadi rekor di Premier League. Laga Southampton vs Leicester City musim 2019-2020 itu masuk dalam buku sejarah karena skor kemenangan yang tercipta. Pertandingan Southampton vs Leicester City itu berakhir dengan skor 0-9 untuk tim tamu di Stadion St Mary’s, Jumat (25/10/2019) atau Sabtu dini hari WIB. Atas kekalahan telak yang dialami timnya, Hasenhuttl meminta maaf kepada fans tuan rumah dan akan bertanggung jawab. Baca juga: Southampton 0-9 Leicester City, Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Liga Inggris “Pertunjukan itu adalah bencana hari ini dan saya harus meminta maaf dan bertanggung jawab 100 persen,” kata Hasenhuttl, dikutip dari BBC. “Saya belum pernah melihat tim bermain seperti ini, tidak ada perjuangan untuk apa pun,” tuturnya. Hasenhuttl bersama timnya sekarang tengah mengalami tanpa kemenangan dalam lima pertandingan. Southampton hanya menang dua kali di liga dalam 10 pertandingan musim ini, dengan enam kekalahan dan dua kali imbang, dan sekarang duduk di posisi ketiga dari bawah klasemen. Baca juga: Southampton Vs Leicester City, Kata Rodgers Usai Catat Kemenangan Bersejarah “Sungguh mengerikan untuk menonton dan semua orang yang tetap tinggal untuk menonton benar-benar penggemar klub sepak bola ini. Leicester di setiap bagian permainan lebih baik dari kami,” tuturnya. “Saya orang yang bangga, tetapi cara kami bermain hari ini bukan cara saya ingin melihat tim saya bermain,” kata Hasenhuttl. “Kami harus mengangkat kepala dan itu adalah pekerjaan saya dalam beberapa hari ke depan,” ucap pelatih asal Austria itu. Ketika ditanya apa yang dikatakan kepada para pemain setelah pertandingan, Hasenhuttl menjawab, “Tidak ada yang ingin saya bicarakan di sini di depan kamera, kami menyimpannya di ruang ganti,” ucapnya.

Tempat Jual laptop di beji timur, depok hub : 081384510779

Tempat Jual laptop di Bojongsari Depok hub : 081384510779

bagi anda yang memiliki laptop tidak terpakai, ingin tukar tambah laptop, laptop anda bermasalah, laptop anda terlalu tua/kuno dan ingin dijual dan anda berada di daerah Bojongsari Depok. anda dapat menghubungi 081384510779 (Call/sms/whatsapp) kami menerima berbagai jenis laptop mulai dari merek acer, lenovo, asus, dell, serta MACBOOK. jadi bagi anda yang berada di daerah Bojongsari Depok segera hubungi kami sekarang juga di 081384510779(Call/sms/whatsapp)

Tempat Jual laptop di sukamaju, depok hub : 081384510779
Tempat Jual laptop di beji timur, depok hub : 081384510779 Pada awal sebelum berdirinya Universitas Indonesia di Depok, Kelurahan Beji Timur masih merupakan lahan perkebunan dan empang milik warga setempat dan sebagian besar tidak ber-tuan (milik negara). Ketika pada akhirnya proyek pembangunan Universitas Indonesia di Depok dilaksanakan, maka sebagai kompensasi penggantian atas lahan warga yang terkena proyek tersebut diberikanlah sejumlah uang dan lahan kapling di daerah kelurahan Beji Timur ini.
Lahan penggantian di daerah Beji Timur ini tertata dalam blok-blok dan kapling-kapling yang cukup rapih dengan luas lahan perkapling nya kurang lebih 500 m2. Karena itu, sampai sekarang ini, kelurahan Beji Timur lebih dikenal oleh warga setempat dengan nama “Tanah Kapling”. Untuk kelengkapan daerah tersebut (Kel Beji Timur), pemerintah juga menyediakan fasum berupa satu lapangan bola, satu sekolahan, satu puskesmas, satu posyandu dan satu masjid. Bahkan saat ini tempat tersebut sudah sedemikian berkembang nya sehingga telah berdiri bangunan fasum yang baru berupa gereja, masjid dan beberapa sekolah swasta.
Selain sebagai kawasan hunian warga eks gusuran UI, Kelurahan Beji Timur juga ditempati oleh penduduk lama (sebelum gusuran), Dosen Poltek UI, sekelompok pensiunan karyawan pemerintah (sebagai warga pendatang yang membeli tanah warga setempat), sekelompok orang dari perusahaan tertentu (yang mendirikan hunian untuk karyawannya), beberapa keluarga pasangan muda dan selebihnya (± 25%) adalah penduduk musiman yang merupakan mahasiswa (kost) dari Universitas Indonesia dan Universitas Gunadarma.
Dalam tahapan perkembangan berikutnya, Kelurahan Beji Timur merupakan salah satu Kelurahan di Depok yang sebagian daerah nya akan dilewati proyek Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta 2.

Tempat Jual laptop di beji, depok hub : 081384510779

Tempat Jual laptop di Bojongsari Depok hub : 081384510779

bagi anda yang memiliki laptop tidak terpakai, ingin tukar tambah laptop, laptop anda bermasalah, laptop anda terlalu tua/kuno dan ingin dijual dan anda berada di daerah Bojongsari Depok. anda dapat menghubungi 081384510779 (Call/sms/whatsapp) kami menerima berbagai jenis laptop mulai dari merek acer, lenovo, asus, dell, serta MACBOOK. jadi bagi anda yang berada di daerah Bojongsari Depok segera hubungi kami sekarang juga di 081384510779(Call/sms/whatsapp)

Tempat Jual laptop di sukamaju, depok hub : 081384510779
Tempat Jual laptop di beji, depok hub : 081384510779 Tak semua warga Depok tahu asal-usul sebuah daerah di dekat Universitas Indonesia (UI) yang diberi nama Beji. Tak banyak yang tahu pula bahwa di Beji terdapat tujuh sumur keramat yang airnya berasal dari mata air yang dijadikan cagar budaya.
Ternyata penamaan daerah Beji dan keberadaan tujuh sumur keramat diyakini oleh penduduk asli punya keterkaitan. Kisahnya berawal dari penyebaran agama Islam oleh seorang tokoh di Kota Depok.
“Jadi ini (sumur) peninggalan auliya (wali Allah),” kata Ketua RT 001 RW 012 Kelurahan Beji, Kecamatan Beji, Depok, Jawa Barat, M Satiri kepada detikcom di Cagar Budaya Sumur Ke-1 Mbah Raden Ujud Beji, Depok, Rabu (18/1/2017).Karena dulu Depok ini hutan dan di dataran bawahnya persawahan. Saat musim kemarau, sawah di sini kering sehingga seorang auliya bernama Mbah Raden Ujud Beji bersemadi minta sama Yang Kuasa untuk dikeluarkan air dari tanah, untuk mengairi sawah-sawah,” sambung dia.
Pantauan di Sumur Keramat Ke-1, sumur yang dimaksud Satiri tak terlihat seperti sumur pada umumnya, yang berbentuk tabung raksasa bertembok batu atau semen. Permukaan sumur tersebut berbentuk kolam persegi dan dasarnya dipenuhi lumut.
Air di dalamnya terlihat sangat jernih bahkan dapat merefleksikan bayangan benda di atas permukaannya dengan sangat jelas jika terdapat siraman cahaya. Di sumur tersebut, berenang ikan-ikan kecil pemakan lumut.
Satiri sebagai keturunan ke-3 sesepuh Beji, Engkong Si’in, bercerita doa Mbah Raden Ujud Beji dikabulkan Allah lewat munculnya tujuh mata air yang tersebar di Kelurahan Beji.
Mbah Raden Ujud Beji adalah auliya asal Cirebon yang menyiarkan agama Islam di Depok. Dialah yang menjadi buron tentara Belanda saat zaman penjajahan dan lari ke dalam hutan dan permukiman pedagang Tionghoa untuk bersembunyi. Ia kemudian mendirikan sebuah padepokan untuk mengajarkan nilai-nilai Islam.
“Dia adalah salah satu tokoh Islam di Depok. Penyebar agama Islam. Beliau aslinya perantauan Cirebon yang bermusafir hingga ke sini. Saat dikejar Belanda, Mbah Raden Ujud Beji selamat, karena dia masuk ke hutan dan ke permukiman warga Tionghoa yang sekarang disebut Pondok Cina,” jelas Satiri.

Ayah Sekjen PSSI Ratu Tisha Tutup Usia

Ayah Sekjen PSSI Ratu Tisha Tutup UsiaJakarta, CNN Indonesia — Kabar duka datang dari Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria. Sang ayah, Tubagus Adhe Hidayat, tutup usia pada Kamis (24/10) malam.

Dalam rilis yang didapat oleh CNNIndonesia.com, ayah Tisha meninggal dunia di RS Premier Bintaro, pada pukul 21.25 WIB, Kamis (24/10).

Jenazah bakal disemayamkan di kediaman keluarga di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan. Rencananya bakal dimakamkan di komplek pemakaman umum Tanah Kusir, setelah salat Jumat.

Tisha tak bisa mendampingi sang ayah di hari terakhirnya karena sedang berada di Shanghai, China, untuk menghadiri FIFA Council Meetings penentuan tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

Kehadiran Tisha tak sia-sia karena Indonesia akhirnya terpilih sebagai penyelengara Piala Dunia U-20 2021. Indonesia berhasil mengalahkan Peru dan Brasil yang juga mencalonkan diri sebagai tuan rumah.

Tisha juga sempat melakukan teleconference dengan Menpora Zainudin Amali di sela-sela acara serah terima jabatan di Wisma Kemenpora, Kamis (24/10) siang.

Tisha bersyukur kerja keras PSSI dan sejumlah pihak terkait bisa membuat FIFA memilih Indonesia menjadi tuan rumah. Tisha juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo.

“Alhamdulillah kerja keras kita membuahkan hasil. Presentasi kita dinilai dan diterima baik oleh FIFA. PSSI mengucapkan banyak terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang memberikan dukungan penuh kepada PSSI,” ujar Tisha dikutip dari situs resmi PSSI.

Namun, di tengah kabar sukacita tersebut Tisha berduka pada malam harinya karena sang ayah berpulang di usia 67 tahun. (jun)